Your browser doesn't support javascript.
Show: 20 | 50 | 100
Results 1 - 3 de 3
Filter
1.
Review of Integrative Business and Economics Research, suppl Supplementary Issue 1 ; 10:189-217, 2021.
Article in English | ProQuest Central | ID: covidwho-20241662

ABSTRACT

This paper discusses the development of Borobudur's integrated ecosystem to improve tourist motivation visit. The approach used is analyzing twenty papers related to tourist motivation, making synthesis, and producing a critical view for each related article, and using the keywords from each article to conduct a semi-structured interview. This research aims to increase Millennial tourists' length-of-stay by determining the tourists' motivation and the tourists' expectations before visiting Borobudur temple. The results show that the factors influencing tourists' visits are the perceived quality and perceived cost. The perceived quality is the quality of tourist services, destination appearance, and the emotional experience tourists expect to get. The perceived cost is the monetary and non-monetary cost tourists spend to visit. Perceived quality and cost will greatly influence tourists' behavioural intentions to visit or even revisit intention. This research focuses only on the Borobudur area and Millennials tourists visiting Borobudur in a window of time. This research timeline was January to March before the COVID-19 happened. The findings of this study will be useful for stakeholders and academics. The government could use this study to produce a thematic road map for the Borobudur area.

2.
ESTETIK : Jurnal Bahasa Indonesia ; 3(2):93-104, 2020.
Article in Indonesian | Indonesian Research | ID: covidwho-1645804

ABSTRACT

Online news is the news that is widely accessed in this digital era because it is faster, more accurate and flexible. At the beginning of 2020 the whole world is facing the Corona or COVID-19 virus. In cyberspace itself many sites have the Corona theme as their main news. However it is not uncommon for language errors to be found in online news both errors during the typing process as well as pure errors from the personal error of the author who is not careful in using language rules. This study aims to determine how many types of language errors are in CNN Indonesia's online news about COVID-19 for the March 2020 period. This type of research is a qualitative descriptive study. Data collection techniques in this study used the observation and note technique. Data analysis techniques were carried out starting from the beginning in the form of collection recording and classification. Based on the results of this study four areas of language error were found namely: (1) spelling (writing italics) (2) morphology (affix me (N) and prefix meN-) (3) syntax (illogical sentences and non-logical sentences. frugal) (4) diction (connotative meaning and non-standard words). With this research so that in the future the news presented can provide knowledge to readers by writing well and correctly. Keywords: Language error, COVID-19, CNN Indonesia Berita daring merupakan berita yang banyak diakses pada era digital ini, karena lebih cepat, akurat, dan fleksibel. Pada awal tahun 2020 ini, seluruh dunia sedang menghadapi virus Corona atau COVID-19. Di dunia maya sendiri, banyak situs-situs yang mengangkat tema Corona sebagai berita utamanya. Namun tak jarang ditemukan kesalahan berbahasa pada berita daring, baik kesalahan ketika proses pengetikan, maupun kesalahan murni dari pribadi penulis yang kurang teliti dalam menggunakan kaidah kebahasaan. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui seberapa banyak jenis kesalahan berbahasa pada berita daring CNN Indonesia tentang COVID-19 Periode Maret 2020. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini memakai teknik simak dan catat. Teknik analisis data dilakukan mulai dari awal berupa pengumpulan, pencatatan, dan klasifikasi. Berdasarkan hasil penelitian ini ditemukan empat bidang kesalahan berbahasa, yaitu: (1) ejaan (penulisan huruf miring), (2) morfologi (afiks me(N) dan Prefiks meN-), (3) sintaksis (kalimat tidak logis, dan kalimat tidak hemat), (4) diksi (makna konotatif dan kata tidak baku). Dengan adanya penelitian ini, agar kedepannya berita-berita yang disajikan dapat memberikan pengetahuan kepada pembaca dengan penulisan baik dan benar. Kata Kunci: Kesalahan berbahasa, COVID-19, CNN Indonesia

3.
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ; 4(1):145-151, 2021.
Article in Indonesian | Indonesian Research | ID: covidwho-1268498

ABSTRACT

Corona virus Disease 2019 dapat menyebar melalui droplet dari hidung atau mulut pada saat batuk atau bersin. Dalam rangka menghindari penyebaran virus, WHO merekomendasikan untuk mencuci tangan minimal selama 20 detik selain itu anjuran menggunakan penyanitasi tangan dengan kandungan alkohol minimal 60 persen jika tidak tersedia sabun dan air. Jeruk dan minyak atsiri kulit jeruk memiliki potensi yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan campuran alami dalam pembuatan hand sanitizer dan relatif aman dibandingkan bahan yang lain. Program pengabdian masyarakat yang diinisiasi oleh Tim Pengabdian Politeknik Negeri Jember ini bertujuan untuk peningkatan personal higiene bagi masyarakat Desa Karangpring Kecamatan Sukorambi Jember, yang banyak bekerja sebagai penjual cilok untuk menjaga kebersihan diri sendiri dan juga konsumennya dengan penggunaan hand sanitizer dari bahan alami untuk mencegah penularan penyakit di masa pandemi COVID-19. Kegiatan pengabdian dilaksanakan dalam tiga tahapan, pertama adalah sosialisasi kepada masyarakat upaya minimal yang bisa dilakukan untuk mencegah penularan COVID-19. Kedua adalah dengan memberikan pelatihan pembuatan hand sanitizer dari campuran ekstrak minyak atsiri kulit jeruk lokal. Minyak atsiri kulit jeruk digunakan sebagai campuran pembuatan hand sanitizer yang dapat berfungsi sebagai antiseptik pengganti alkohol dan sekaligus menjaga kelembaban kulit. Terakhir adalah evaluasi hasil kegiatan. Peserta yang merupakan anggota Karang Taruna sangat antusias mengikuti seluruh kegiatan. Pada akhir kegiatan diserahkan bahan-bahan pembuatan hand sanitizer dengan harapan agar mitra dapat memproduksi hand sanitizer sendiri dan sebagai inisiasi kegiatan kewirausahaan Karang Taruna Desa Karangpring. Kata Kunci: hand sanitizer, pengabdian masyarakat, personal hygiene

SELECTION OF CITATIONS
SEARCH DETAIL